HATI DAN EMOSI

📖Filipi 4:13
“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

Hari-hari ini Indonesia mengalami banyak keterpurukan, baik dalam ekonomi, perdagangan, industri, kebijakan pemerintah yang memberatkan banyak warga, dan bencana-bencana yang melanda. Banyak orang mulai panik dan meraba apa yang bakal terjadi, apa lagi dengan mulai adanya berita-berita mengenai demo-demo. Kita tidak dapat menjawab secara pasti, sebab apapun mungkin bisa terjadi. Berita-berita online yang muncul saat-saat inipun, ternyata banyak menguras energi kita untuk merawat hati dan emosi agar tetap tenang dalam menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi.

Persoalan yang kita hadapi adalah, bagaimana cara kita merawat hati dan pikiran agar tetap tenang seperti yang di ajarkan Yesaya dalam Yesaya 30:15b: “…dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu? ” 

Mari kita belajar dari dua tokoh Alkitab, bagaimana mereka bisa menang dalam menghadapi situasi sulit: 

  • Abraham tetap mempercayai Tuhan lebih dari pada kesulitannya saat itu. Walau nampak kehendak Tuhan itu aneh dan sangat berat karena meminta ia mengorbankan Ishak anaknya, namun Abraham tetap percaya dan menuruti apa kata Tuhan.
  • Daud melawan Goliat. Walaupun dalam hitungan Daud bagai pepaya yang berhadapan dengan durian, jelas bukan tandingannya, namun Daud tidak panik. Ini bukan sekedar rasa percaya diri yang tinggi, namun lebih kepada adanya keyakinan tentang penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Daud maju dengan keyakinan iman yang penuh bahwa Tuhan akan memberikan kemenangan. 

Jika saat ini kita sedang bergulat atau berhadapan dengan tantangan berat–untuk dapat mengalami kisah kedua tokoh Alkitab di atas, kita harus merawat hati dan emosi kita. Kita harus menyandarkan seluruh kehidupan kita di dalam kebenaran firman Tuhan. Kita melekat dalam hadirat dan rencana Tuhan. Kita perlu menyadari bahwa seluruh kehidupan kita ada dalam genggaman Tuhan. Meskipun kondisi yang ada membuat kita takut, gentar, disertai pikiran-pikiran negatif lainnya, tetapi kita harus terus percaya bahwa bersama dan dengan cara Tuhan, kita akan mendapatkan kemenangan. 

Kita dapat merawat hati dan emosi kita dengan kita mencoba melakukan ayat dalam Filipi 4:8: “Jadi akhirnya, saudara – saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut di puji, pikirkanlah semuanya itu.” Jika kita melakukan dengan sungguh-sungguh, maka kita akan mengalami ketenangan hati–damai sejahtera di tengah situasi apapun yang terjadi. Kita akan tetap kuat dan bisa menanggung segala perkara bersama dengan Tuhan Yesus yang selalu memberi kekuatan kepada kita. Amin🙏🏻

QUOTE:
Ketenangan hati sejati hanya dapat kita miliki dengan melakukan firman Yesus Kristus.

Karena Dialah sumber kekuatan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *