KEMULIAAN SALIB

📖 1 Korintus 1:18-31
Ay.18: “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.”

Dalam 1 Korintus 1:18 dikatakan bahwa setidaknya ada tiga pandangan salib pada waktu itu:

1.Menurut orang-orang Yunani Yesus disalib itu tidak masuk akal, karena mereka berpikir Tuhan itu jauh dari yang namanya penderitaan. Mereka berpikir menekankan pengetahuan, logika, dan rasio, sehingga berita salib adalah kebodohan bagi mereka yang percaya.

2.Menurut orang-orang Yahudi yang memegang kuat hukum Taurat, orang yang disalib adalah orang yang dikutuk Allah (Ulangan 21:23). Yesus tidak diharapkan sebagai pembebas bangsa Israel dari penjajahan Romawi pada waktu itu. Sehingga bagi mereka, Yesus tidak layak dipercaya sebagai Allah.

3.Menurut orang Romawi penyaliban merupakan sebuah persembahan seorang kriminal kepada dewa. Ini adalah sebuah penghukuman yang sangat keji yang diperuntukkan terhadap penjahat dan budak. Yesus tidak lebih dari seorang hukuman saja.

Bagaimana salib menurut orang yang percaya Kristus? Seharusnya kita memiliki pandangan yang berbeda dengan mereka. Salib adalah puncak dari karya keselamatan yang Tuhan nyatakan bagi seluruh umat manusia. Dengan berbagai cara manusia tidak dapat menyelamatkan diri dari dosa: melalui perbuatan baik, dengan ibadah, ataupun berbagai pelayanan kita. Itu semua sia-sia, bahkan Yesaya menggambarkan semua kesalehan manusia ibarat kain kotor (Yesaya 64:6). Hanya oleh kasih karunia Allah kita dapat diselamatkan. Salib adalah kayu biasa, namun siapa yang tersalib itu yang membuat kita hari ini tidak mati binasa. 

Kemuliaan salib bagi orang percaya merupakan:

1.Cinta yang sempurna (perfect love). Yohanes 15:13: “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” Banyak gambaran kasih di dunia, namun tidak ada tindakan kasih seperti yang Yesus lakukan. Ia mengasihi bahkan ketika kita masih berdosa, ketika kita terus-menerus melukai hati-Nya.

    2. Pengampunan yang total (forgiveness). Kolose 1:20: “dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.” 

    Palang salib ada dua bagian: pertama vertical dan kedua horizontal. Makna pertama karya salib adalah cara Allah mendamaikan manusia dengan diri-Nya. Kedua, cara Allah mendamaikan manusia dengan sesamanya.

    3. Pemulihan hidup seutuhnya (healed). 1 Petrus 2:24: “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur Nya kamu telah sembuh.” Berbeda dengan harapan orang Yahudi, Yesus datang ke dunia tidak hanya memulihkan secara lahiriah, terlebih Ia memulihkan manusia secara utuh, dibebaskan dari dosa dan memiliki kehidupan kekal bersama-Nya. Amin. 

    Quotes : Salib Bukan Kekalahan, Melainkan Kemenangan Kristus Bagi Manusia.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *