Wahyu 1:8
“Aku Adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada, yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”
Pada suatu kesempatan dimana kami sekeluarga berada di sebuah kota pada hari Minggu, kami menyempatkan diri untuk mengikuti ibadah di sebuah gereja, dimana khotbah yang dibawakan oleh hamba Tuhannya sungguh menjadi suatu penghiburan. Khotbahnya dimulai dengan menceritakan tentang banyaknya orang Kristen enggan membaca kitab Wahyu, karena isi kitab tersebut banyak menyampaikan nubuatan-nubuatan tentang kehancuran bumi ini akibat dicurahkannya murka Allah pada akhir jaman nanti, yang membuat gentar, bahkan terasa mengerikan. Apakah selama ini kita juga termasuk salah seorang yang enggan membaca kitab Wahyu? Padahal jika ditelaah, kitab Wahyu justru merupakan suatu penghiburan bagi kita jika kita dikehendaki-Nya untuk berada dan menghadapi apa yang akan terjadi menurut nubuatan-nubuatan kitab tersebut. Mengapa? Karena isi kitab tersebut tidak dibuka dengan langsung mengabarkan mengenai sangkakala, cawan murka dan serangkaian penghukuman Allah atas dunia ini, melainkan mengabarkan tentang Yesus Kristus: kemenangan-Nya atas maut; kuasa-Nya atas raja-raja di bumi ini; kasih-Nya kepada umat tebusan-Nya, bahkan Ia telah membuat kita menjadi suatu kerajaan dan imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya. Dia yang akan datang kembali dan menyatakan diri-Nya sebagai Alfa dan Omega (Wahyu 1:4-8).
Dengan lain kata, kitab Wahyu ingin menyampaikan agar kita jangan takut dalam menghadapi apa yang akan terjadi ke depan, karena apapun yang akan terjadi di akhir jaman, Yesus Kristus yang pegang kendali atas dunia dan hidup anak-anak-Nya yang dikasihi dan telah dilepaskan-Nya dari dosa. Dia adalah Alfa dan Omega, yang ada-yang sudah ada dan yang akan datang–Yang Mahakuasa. Dia ada, berkuasa dan pemegang kendali kehidupan dari ujung awal dunia ini sampai pada ujung akhir dunia ini. Jika kita melekat erat kepada-Nya, apa yang perlu kita takutkan dan gelisahkan? Sekalipun kita ada dalam lembah kekelaman, Dia ada di sana, selalu siap untuk menghibur dan menyelamatkan kita (Mazmur 23:4). Hidup kita tidak ditentukan oleh apa yang terjadi pada dunia ini, tapi oleh kehadiran-Nya dalam hidup kita. Oleh sebab itu, tetaplah setia dan percayakan hidup kita hanya kepada-Nya. Jadi, yang pertama, jangan tidak mau lagi membaca kitab Wahyu ya? Kedua, perlukah kita membaca kitab Wahyu?..Tentu saja!! Soli Deo Gloria 

Yesus Kristus Adalah Alfa dan Omega, Yang Mahakuasa.
Pengendali Dunia dan Penyelamat Hidup Kita.
