SKENARIO LANGKAH KECIL KEHIDUPAN

Ibrani 11:1 yang berbunyi: “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Inilah beberapa permasalahan yang dihadapi manusia, dan hal ini dapat terjadi kepada siapapun. Kalau orang hanya bersandar pada “Iman yang diharapkan“ saja, maka hal ini yang menjadikan hidup manusia merasa tersakiti, bahkan mengalami sebuah kekecewaan dengan Tuhan Yesus. Iman adalah bukti dari apa yang kita harapkan, tapi perlu digaris bawahi bahwa yang kita harapkan itu bukan dari keinginan kita sebagai manusia dan kehendak kita yang berdasarkan keegoisan dan kesuksesan ukuran kita. Tuhan itu punya kuasa dan ingin umat-Nya berharap kepada-Nya seperti apa yang Tuhan mau, sehingga muncullah pernyataan yang kedua, “Iman adalah bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Artinya, iman yang kita yakini adalah iman yang Tuhan mau dan Tuhan akan menyatakan jawaban atas iman kita tidak seperti yang kita pikirkan, tapi seperti apa yang Tuhan inginkan. Dan inilah yang akan melahirkan sebuah kedewasaan iman. Hidup kita anugerah Tuhan bukan karena kehebatan kita. 

Jadi, langkah kecil yang dapat kita lakukan dalam hidup kita yaitu: Sadari bahwa hidup kita sangat terbatas, banyak keinginan dosa yang menjadi harapan kita. Oleh sebab itu mulailah duduk diam, pikirkan seluruh cerita kehidupan kita, temukan titik masalah dari setiap masalah yang sedang kita hadapi dan ambil keputusan untuk mengubah langkah dan harapan iman kita. Jika kita menemukan ada jalan yang salah, mulailah bertobat–akui kesalahan kita selama ini, lalu berserah dan minta Tuhan yang ubahkan segalanya. Dan tunggu waktu Tuhan memulihkan kehidupan kita dan menjadikan kita merdeka dari segala pergumulan kita dan kita akan membuat sebuah perkataan hikmat: “Iman adalah cara Tuhan bekerja dan memelihara seluruh kehidupan kita dan hadiah special yang kita alami.” “ADA KEDAMAIAN DI HATI KITA SECARA NYATA”. Itulah yang Tuhan Yesus buktikan di setiap langkah kecil kita bersama dengan-Nya. Yakinlah, saat kita berjalan di jalan berbatu, Dia menggendong kita sampai jalan kita datar dan rata. Kita diajak berjalan ‘kembali’ dan selalu ada Tuhan di setiap langkah hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

Ukuran Iman Bukan Harapan Manusia,
Tetapi Harapan Tuhan Atas Setiap Langkah yang Kita Lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *