INFLUENCER

Dan banyak orang Samaria dari kota  itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.”
(Yohanes 4:39)

Bagi orang yang terbiasa dengan media sosial, istilah “Influencer” tentu sudah tidak asing lagi. Istilah “Influencer” lahir dari kata “Influence” atau pengaruh. Influencer adalah seseorang yang bisa memberikan pengaruh (influencing) kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Mereka punya power di komunitas mereka. Dan tidak terbatas hanya karena jumlah followers (pengikut) yang banyak. Tetapi lebih dari itu ia mempunyai kekuatan untuk “menggerakkan” orang lain.

Influencer biasanya lebih efektif dalam meningkatkan penjualan, hal ini dikarenakan jumlah followers dari para influencer itu begitu banyak. Sehingga saat brand atau merk tertentu mempercayakan kepada mereka untuk mempromosikan brand tersebut, para followers biasanya akan langsung terpancing untuk melakukan pembelian.

Dalam Alkitab, kita juga melihat ada seorang influencer yaitu perempuan dari Samaria yang berjumpa dengan Yesus di pinggir sumur. Perjumpaan dengan Yesus membuat perempuan ini menemukan jawaban dalam hidupnya sehingga dia mengajak orang-orang di kotanya untuk datang kepada Yesus. Dan banyak orang Samaria dari kota itu menjadi tertarik untuk bertemu dengan Yesus karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.” Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya. Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya, dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.” (Yohanes 4:40-42).

Sebagai pengikut Kristus, kita juga dipanggil untuk menjadi seorang influencer yang membawa jiwa untuk mengenal Yesus Kristus sebagai Juruselamat lewat perkataan dan tindakan kita. Sudahkah kita menjalani peran kita yang membawa pengaruh bagi banyak orang sehingga mereka mengalami anugerah keselamatan?

Jadilah pengaruh positif bagi orang sekitar lewat perkataan,
tindakan maupun hidup kita sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *