PLEASE, KABULKAN DOA AKU DONG!

📖Yohanes 14:13-14 (TB)
“dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Dulu saat remaja dan punya banyak mimpi dan lagi banyak keinginan kalau doa bilangnya begini, “Tuhan kalo bisa ya…., gapapa deh gak sekarang tapi one day ya Tuhan….” “Tuhan janji deh bakal berubah kalo dikabulin doa ini yaa Tuhan, pleaseee….”

Pas kecil suka ngerengek minta sesuatu, makin dewasa jadi lebih wise minta sesuatu karena tahu segala sesuatu pasti ada sebab akibat, ada konsekuensi dan juga tanggung jawab. Saya membayangkan Tuhan tertawa kecil seperti Bapak mendengar permintaan anaknya yang tiba-tiba minta pesawat terbang untuk dikendarai setiap pergi ke sekolah. Suatu hal yang gak mungkin, lalu bapaknya menjawab, nanti yah kalo ada waktunya, kamu bisa jadi pilot nanti tiap hari naik pesawat 🙂

Seperti anak itu kita berusaha untuk capai mimpi kita, berusaha kadang kesampaian-kadang berubah arah. Sampai akhirnya ketika kita dewasa dan teringat permintaan kita dulu, ah bener juga yaa.. masa anak kecil tiba-tiba minta pesawat, kita juga pasti tertawa sendiri mengingat itu. Tapi meskipun jadi atau enggak jadi pilot, satu hal yang Tuhan sertai adalah proses menuju keinginan tersebut, kita masih diberikan kesehatan sampai saat ini. Ternyata meskipun gak jadi pilot, pencapaian sejauh ini juga penuh rasa syukur. 

Saya percaya bukan berarti Tuhan menolak doa kita, tapi Dia melihat kapasitas kita. Kalau memang sesuai waktu-Nya dan kehendak-Nya semua dapat terjadi. Bermimpi boleh, berusaha harus, tapi juga saya rasa Tuhan yang lebih tahu. Secara Dia Tuhan pencipta kita, grand design hidup kita, Tuhan lebih paham baiknya gimana. Hingga hari ini kalau mimpimu ada yg terwujud-ada yg tidak, but look at you. Through ups and downs, kamu sudah bertumbuh jadi pribadi yg seperti apa? Apakah kita sudah seperti Bapak kita? Karena seharusnya anak akan selalu identik dengan sifat dan karakter Bapak yang mendidiknya. Akhirnya bila kita sesuai dengan Allah kita, secara otomatis kita sudah memuliakan Bapa kita yg di surga. 

Dewasa ini doa saya berubah, “Tuhan aku punya tujuan dan lagi aku usahakan, please be with me ya Tuhan.”

“Tuhan kalau memang ini kehendak-Mu, jadilah.”

“Tuhan ini proses lagi berat, tapi aku tahu dibalik semua ini Tuhan punya penjelasan dan rencana, so I trust You.”

“Tuhan lagi bingung nih harus gimana, please lead me oh Lord!”

Doa ini terjadi karena pengalaman yang membawa saya sadar bahwa sebaik-baiknya berharap pada manusia dan dunia bisa kecewa dan jatuh juga. Ternyata emang paling bener dekat, berharap, dan berpegang pada rencana Tuhan. Apapun prosesnya, damai yah rasanyaa! Karena tahu Tuhan gak pernah tinggalkan, dan semua ini kalau berasal dari Tuhan pasti akan happy ending!

Dari “please kabulin doa aku dong,” sekarang lebih ke “please Tuhan yang pimpin aku dong!” Doa orang percaya bukan hanya tentang hasil, tapi juga presence Tuhan di setiap waktu. Semangat menjalani 2026 teman-teman semua. Tuhan memberkati.

Apa yang Kita Pikir Paling Baik dalam Doa Kita, akan Menjadi yang Terbaik ketika itu Diserahkan dalam Nama Tuhan.

Apapun yang Terjadi, God Knows and God is In Control, Be Trust and Be Still.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *