Matius 5:16
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”
Hari-hari ini di banyak video di media sosial sedang memunculkan dan memviralkan berbagai tempat wisata dunia yang sangat mengagumkan. Di antaranya: Salar De Uyuni, dataran garam terbesar di dunia yang terletak di Bolivia, yang terkenal karena pemandangannya yang spektakuler dan kemampuannya menciptakan efek ‘cermin raksasa’ pada musim hujan. Lalu ada Chongqing, kota yang sedang viral, yang terletak di negara China. Kemudian, Teluk Halong Bay di Vietnam; Antelope Canyon dan Green Canyon-Ngarai dengan warna-warni spektakuler di Arizona-AS; melihat Aurora Borealis di Greenland dan banyak lagi tempat yang luar biasa di berbagai belahan dunia ini, yang akan membuat terpesona dan mendecakkan rasa kagumnya bagi yang berkesempatan berada di sana dan melihatnya.
Tujuan Tuhan menciptakan tempat-tempat yang indah dan seluruh alam semesta ini adalah sebagai Penyataan Umum, agar manusia bisa ‘melihat dan mencari’ Tuhan melalui ciptaan-Nya. Begitupun tujuan Tuhan menciptakan kita. Di samping kita sebagai sasaran kasih-Nya, juga agar dunia bisa ‘melihat’ kemuliaan Pencipta dan ‘mencari’ siapa Penebus yang memperbarui hidup, yang ada dalam diri kita. Tuhan mau kita menyadarinya. Namun kenyataannya, banyak orang tidak menyadarinya, begitu juga dengan umat Tuhan yang disebut sebagai orang Kristen. Ketika ada anak-anak Tuhan yang sombong; yang hidupnya keduniawian; yang meninggalkan imannya kepada Tuhan Yesus karena tekanan hidup atau karena jodoh; atau melakukan hal-hal yang tidak baik dan benar, tentu saja itu akan merusak tujuan Tuhan menciptakan kita. Bahkan malah orang jadi menyalahkan Penciptanya: “Ikut Kristus itu begitu ya?”
Jiwa kita harus menyadari bahwa Tuhan menaruh pengharapan agar kita menjadi terang-Nya yang bercahaya di depan orang. Ia tidak hanya menciptakan kita dengan ajaib dan dahsyat seperti yang dikatakan oleh raja Daud dalam Mazmur 139:14, namun Ia pun memperlengkapi kita untuk bisa menjadi terang itu dengan kehidupan baru karya Roh Kudus (2 Korintus 5:17); kemampuan membawa damai sejahtera (Lukas 10:5-6); kuasa untuk melayani yang sakit (Lukas 10:9); bahkan menyambut perintah Tuhan untuk pergi dan menjadikan segala bangsa menjadi murid-Nya (Matius 28:19-20).
Pendeta Oyakhilome dari Nigeria mengatakan bahwa kita bukanlah orang biasa. Kita adalah pembawa dan penyalur kebenaran Tuhan. Milikilah kesadaran bahwa kemanapun kita pergi, kita membawa damai sejahtera, kita membawa kasih, kita membawa kesehatan, kita membawa pengharapan dan sukacita. Itulah Kristus yang ada dalam diri ciptaan-Nya. Beliaupun mengingatkan untuk kita berdoa, meminta Roh Kudus menjadikan kita saksi, dengan tanda dan keajaiban, berbagai mujizat, dan karunia, menurut kehendak-Nya. Kemanapun kita pergi, kita minta dimampukan untuk menjadi berkat, memulihkan banyak orang, menjadikan setiap orang yang bertemu dengan kita menjadi kuat, teguh dan kokoh. Kemuliaan bagi Tuhan! Jadilah terang, penuhi tujuan Tuhan yang menciptakan kita dengan ajaib-Nya. Soli Deo Gloria 
Quotes: Kita adalah Ciptaan dan Saksi Tuhan, untuk Menjadi Terang dan Menyatakan Kemuliaan Bapa di Sorga.