MOMENT IMLEK: Menghadirkan Kerukunan dan Kasih Persaudaraan

Mazmur 133:1-3
(1) Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! (2) Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. (3) Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Tanggal 17 Februari 2026, orang-orang dari suku Tionghoa (Chinese) di seluruh dunia bersama-sama merayakan tahun baru Imlek. Dalam budaya orang Tionghoa Kristen, perayaan tahun baru Imlek bukan sekadar merayakan pergantian tahun baru Cina, melainkan juga merupakan momen refleksi untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan, mempererat silaturahmi diantara keluarga, dan memulai tahun baru dengan harapan serta kasih yang diperbarui. Momen perayaan Imlek juga merupakan kesempatan untuk kita merefleksi diri dengan menekankan rasa syukur atas berkat-berkat Tuhan, melepaskan hal-hal lama dan berbagi kebahagiaan dalam wujud berbagi angpao kepada sesama.

Salah satu tujuan merayakan Imlek adalah adanya harapan dan kasih yang diperbarui – khususnya dalam keluarga. Begitu pentingnya ada kerukunan dan kasih di dalam keluarga, karena tanpa kasih keluarga tidak akan bertumbuh menjadi keluarga yang harmonis. Begitu pula dalam kehidupan bergereja. Tanpa kasih, gereja tidak akan dapat berfungsi sebagai keluarga Allah yang membawa misi kerajaan Allah di dunia ini. Seperti dalam Mazmur 133 mengingatkan bahwa betapa indahnya kalau dalam kehidupan persaudaraan ada kerukunan dan kasih, karena kesanalah Tuhan akan mencurahkan berkatNya. Sebaliknya, apabila di dalam kehidupan persaudaraan ada iri hati, kebencian dan perselisihan, maka akan mengakibatkan perpecahan dan menjauhkan kita dari berkat Tuhan yang semestinya tercurah atas kehidupan kita. Karena itu, marilah kita terus membawa kasih dan kerukunan ditengah-tengah keluarga, lingkungan pekerjaan, tetangga dan didalam komunitas gereja kita, agar banyak orang diberkati dan nama Tuhan dimuliakan. Amin.

Dimana Ada Kasih dan Kerukunan, Kesanalah Tuhan Memerintahkan Berkat-berkatNya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *